Alpukat
termasuk buah yang istimewa karena mengandung lemak 20-30 kali lebih banyak
dibandingkan dengan buah-buahan lainnya.
Kandungan lemak ini dapat memberikan energi yang cukup ketika dikonsumsi. Jenis
lemak yang dikandungnya adalah lemak tak jenuh, yang kebetulan mudah dicerna
dan berguna bagi tubuh.
Dengan demikian, alpukat menyedikan energi yang cukup tinggi dibalik rasanya
yang gurih dan lezat serta tidak pahit.
Jika
dipilah, kandungan nutrisi yang dikandung satu buah alpukat adalah
sebagai berikut: 95 mg fosfor; 23 mg kalsium; 1,4 mg zat besi; 9 mg
sodium; 1,3 mg potasium; 8,6 mg niacin; 660 mg vitamin A; dan 82 mg vitamin C.
Selain
kaya lemak, buah alpukat juga kaya akan mineral yang kesemuanya berguna untuk
mengatur fungsi tubuh dan menstimulasi pertumbuhannya. Zat besi dan tembaga
yang terkandung di dalamnya membantu proses regenerasi darah merah dan mencegah
anemia. Juga, kandungan serat secara
simultan membantu proses pencernaan. Selain itu, ia dapat menurunkan kadar kolesterol yang
tinggi karena mengandung karbohidrat dan lemak tak jenuh.
Kesehatan
manfaat alpukat
- Alpukat, seperti zaitun, yang tinggi mono-unsaturated lemak dan kalori. Namun, mereka sangat kaya akan serat makanan, vitamin, dan mineral dan dikemas dengan kesehatan banyak manfaat nutrisi tanaman.
- Pulp krim Alpukat adalah sumber yang sangat kaya mono-asam lemak tak jenuh seperti oleat dan acidsas palmitoleat serta asam omega-6 poli-tak jenuh asam linoleat lemak. Studi menunjukkan bahwa diet Mediterania yang kaya mono-unsaturated fatty acid membantu LDL atau kolesterol jahat yang lebih rendah dan meningkatkan HDL atau kolesterol baik, dengan demikian, mencegah penyakit arteri koroner dan stroke dengan mendukung profil lemak darah sehat.
- Alpukat adalah sumber yang sangat baik dari serat makanan larut dan tidak larut. 100 g buah menyediakan 6,7 g atau sekitar 18% dari asupan harian yang direkomendasikan. Serat makanan membantu menurunkan kadar kolesterol darah dan mencegah sembelit.
- Selain buah kesemek, mengandung konsentrasi tinggi tanin. Tannin, suatu senyawa poli-fenolik, yang diberi label sebagai nutrisi anti-agent, faktanya memiliki manfaat anti-inflamasi, anti-ulkus dan anti-oksidan.
- Daging buahnya mengandung banyak unsur pendukung kesehatan flavonoid poli-fenolik antioksidan seperti cryptoxanthin, lutein, zeaxanthin, beta dan alpha karoten dalam jumlah kecil. Bersama-sama, senyawa ini bertindak sebagai pelindungi terhadap oksigen yang diturunkan dari radikal bebas dan spesies oksigen reaktif (ROS) yang berperan dalam proses penuaan dan berbagai penyakit.
- Alpukat juga baik di beberapa vitamin yang bermanfaat bagi kesehatan. Vitamin A, E, dan K secara khusus terkonsentrasi di pulp krim nya.
- Alpukat juga kaya mineral seperti besi, tembaga, magnesium, dan mangan. Magnesium sangat penting untuk memperkuat tulang dan memiliki pelindung fungsi jantung juga. Mangan digunakan oleh tubuh sebagai co-faktor untuk enzim antioksidan, superoksida dismutase. Besi dan tembaga diperlukan dalam produksi sel darah merah.
- Alpukat Segar merupakan sumber yang sangat kaya Potasium. 100 g buah memberikan 485 mg atau sekitar 10% dari tingkat yang diperlukan setiap hari. Potasium merupakan komponen penting dari cairan sel dan tubuh di mana ia membantu mengatur denyut jantung dan tekanan darah, melawan efek buruk Sodium.
Jika
disimpulkan, berikut ini khasiat buah alpukat bagi kesehatan tubuh kita:
·
Sumber vitamin E dan B
·
Menurunkan kolesterol darah
·
Melembabkan kulit
·
Membantu regenerasi darah merah
·
Mencegah anemia
·
Mencegah konstipasi
·
Mencegah malnutrisi
·
Sumber kandungan lemak tak jenuh
See the table below for in
depth analysis of nutrients:
Avocado (Persea americana), Refuse seed and skin, Nutrition value per 100 g. (Source: USDA National Nutrient data base) |
||
Principle
|
Nutrient Value
|
Percentage of RDA
|
Energy
|
160 Kcal
|
8%
|
Carbohydrates
|
8.53 g
|
6.5%
|
Protein
|
2.0 g
|
3.5%
|
Total Fat
|
14.66 g
|
48%
|
Cholesterol
|
0 mg
|
0%
|
Dietary Fiber
|
6.7 g
|
18%
|
Vitamins
|
||
Folates
|
81 µg
|
20%
|
Niacin
|
1.738 mg
|
11%
|
Pantothenic acid
|
1.389 mg
|
28%
|
Pyridoxine
|
0.257 mg
|
20%
|
Riboflavin
|
0.130 mg
|
10%
|
Thiamin
|
0.067 mg
|
5.5%
|
Vitamin A
|
146 IU
|
5%
|
Vitamin C
|
10 mg
|
17%
|
Vitamin E
|
2.07 mg
|
14%
|
Vitamin K
|
21 µg
|
17.5%
|
Electrolytes
|
||
Sodium
|
7 mg
|
0.5%
|
Potassium
|
485 mg
|
10%
|
Minerals
|
||
Calcium
|
12 mg
|
1%
|
Copper
|
0.190 mg
|
21%
|
Iron
|
0.55 mg
|
7%
|
Magnesium
|
29 mg
|
7%
|
Manganese
|
0.142 mg
|
6%
|
Phosphorus
|
52 mg
|
7%
|
Selenium
|
0.4 µg
|
<1%
|
Zinc
|
0.64 mg
|
6%
|
Phyto-nutrients
|
||
Carotene-α
|
24 µg
|
--
|
Carotene-ß
|
62 µg
|
--
|
Cryptoxanthin-ß
|
28 µg
|
--
|
Lutein-zeaxanthin
|
271 µg
|
--
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar